MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA
MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA
Berita Terbaru

Kertas dan Botol Plastik Disulap Jadi Berkah, SMP Muhammadiyah Keling Gelar Sedekah Sampah Terpilah Tahap II

Loading

JEPARA – Kertas bekas, kardus, hingga botol plastik yang kerap dianggap tidak bernilai kini menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Melalui program Sedekah Sampah Terpilah tahap II, SMP Muhammadiyah Keling bersama Bank Sampah Pemuda Muhammadiyah Donorojo mengajak warga sekolah dan masyarakat untuk mengubah kepedulian terhadap lingkungan menjadi aksi nyata.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (14/10/2026) ini merupakan kelanjutan dari program penyetoran sampah terpilah yang telah dilaksanakan pada bulan sebelumnya. Keberlanjutan program tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup berhenti pada satu kegiatan, tetapi perlu dibangun menjadi kebiasaan bersama.

Dalam kegiatan ini, berbagai sampah anorganik dikumpulkan dan dipilah, terutama kertas, kardus bekas, plastik, serta botol plastik bekas minuman. Sampah yang sebelumnya berpotensi menumpuk dan mencemari lingkungan tersebut kemudian dikumpulkan untuk dikelola lebih lanjut melalui mekanisme bank sampah.

Bagi warga sekolah, kegiatan ini menjadi pembelajaran sederhana sekaligus bermakna. Mereka diajak memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari, seperti memilah sampah dari sumbernya dan tidak mencampurkan sampah yang masih memiliki nilai guna dengan sampah lainnya.

Kolaborasi untuk Lingkungan yang Lebih Bersih

Gerakan Sedekah Sampah Terpilah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LAZISMU Jepara dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Program ini dijalankan melalui kolaborasi Bank Sampah Pemuda Muhammadiyah Donorojo dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Jepara.

Gerakan serupa juga dikembangkan melalui Bank Sampah Anugrah Kelet dan Gerakan Muhammadiyah Peduli Sampah (GMPS). Program GMPS dilaksanakan dalam rangkaian Pengajian Triwulan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara yang diselenggarakan secara bergilir di berbagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) setiap tiga bulan sekali.

Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi langkah penting untuk memperluas kesadaran masyarakat bahwa persoalan sampah perlu ditangani secara bersama-sama. Melalui pemilahan sejak dari sumbernya, sampah dapat dikelola dengan lebih baik, mengurangi beban lingkungan, sekaligus membuka peluang pemanfaatan kembali material yang masih bernilai ekonomis.

Menangani Sampah dari Sumbernya

Heru, pelaksana lapangan sekaligus pengemudi armada penjemputan sampah, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan LLHPB PDA Jepara. Menurutnya, sinergi tersebut memberikan peluang bagi gerakan pengelolaan sampah untuk berkembang lebih luas, terutama di wilayah Jepara bagian utara.

“Kami sangat senang dan berterima kasih bisa berkolaborasi dengan LLHPB. Lewat gerakan ini, permasalahan sampah di tingkat ranting maupun cabang, khususnya di wilayah Jepara bagian utara, dapat perlahan teratasi dan diselesaikan langsung dari sumbernya,” ujar Heru.

Ia berharap kerja sama yang mendapat dukungan LAZISMU Jepara tersebut dapat terus berjalan secara konsisten dan berkesinambungan. Dengan demikian, Sedekah Sampah Terpilah tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama yang mengakar di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar mengumpulkan barang bekas, program ini mengajarkan bahwa kepedulian lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Sampah yang dipilah dengan benar bukan hanya membantu menjaga kebersihan, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi dan sosial.

Melalui gerakan ini, SMP Muhammadiyah Keling bersama jaringan gerakan lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Jepara berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk memulai perubahan dari rumah, sekolah, dan lingkungan masing-masing.

Sebab, lingkungan yang bersih tidak hanya lahir dari kegiatan besar, tetapi juga dari kesadaran setiap orang untuk mengelola sampah dengan bijak. Dari selembar kertas dan sebuah botol plastik, kepedulian dapat tumbuh menjadi berkah bagi lingkungan dan masyarakat.

Kontributor: Kusnitah

Editor: Dina Setyaningsih_MPI PDM Jepara

Total Page Visits: 37 - Today Page Visits: 4

Leave a Reply

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com