Site icon MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA

SD Muhammadiyah Kriyan Selenggarakan Parenting: Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah dalam Membangun Citra Positif Sekolah

Kriyan, Sabtu, 2 Agustus 2025/27 Muharram 1447 H. Dalam rangka memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif, SD Muhammadiyah Kriyan menyelenggarakan parenting bertema “Sinergisitas antara Sekolah dan Orang Tua dalam Melejitkan Branding Sekolah”. Kegiatan ini bertempat di aula Masjid At-Taqwa Kriyan dan dihadiri oleh para wali murid Kelas 1.

Dalam materinya, Heru Nugroho menekankan bahwa branding sekolah yang kuat tidak hanya dibangun dari prestasi akademik, namun juga dari karakter dan pola pikir positif yang dimiliki oleh siswa-siswinya.

Salah satu fokus utama materi adalah bagaimana orang tua bisa berperan aktif dalam membentuk growth mindset pada anak-anak mereka. Dalam presentasi visualnya, Heru menampilkan perbandingan antara fixed mindset dan growth mindset.

Dalam sesi penyampaian materi, Heru menampilkan perbedaan antara fixed mindset dan growth mindset melalui ilustrasi yang mudah dipahami. Ia juga mencontohkan bagaimana perubahan kalimat sederhana dalam percakapan sehari-hari dapat mempengaruhi pola pikir anak. “Alihkan dari ‘Aku tidak bisa’ menjadi ‘Aku belum bisa’. Itu bukan sekadar mengganti kata, tapi membentuk cara berpikir baru,” jelasnya.

“Ubah kata, ubah paradigma,” tegas Heru. “Anak-anak belajar dari apa yang mereka dengar dan ucapkan. Jadi ketika mereka bilang, ‘Saya tidak bisa’, ubah jadi ‘Saya belum bisa’. Dari situ, kita sedang membangun kebiasaan berpikir yang tidak menyerah dan terus berkembang. Materi visual yang disampaikan oleh pemateri juga memuat perubahan pola pikir dalam menghadapi keberhasilan, kegagalan, kesulitan, masalah, dan kritik, seperti mengganti kalimat “Saya menyerah” menjadi “Saya akan coba lagi”.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Kriyan, Muntiasih, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para orang tua. Ia menegaskan bahwa kerja sama yang erat antara sekolah dan keluarga akan memperkuat reputasi sekolah, terutama di mata masyarakat. “Karakter anak adalah representasi dari sekolahnya. Maka, membentuk anak yang berkarakter tangguh adalah bagian dari membangun branding sekolah,” ujar Muntiasih.

Para peserta tampak aktif dan terlibat dalam sesi tanya jawab. Banyak di antara mereka mengaku memperoleh pemahaman baru dalam mendampingi anak di rumah, terutama dalam hal memberikan motivasi yang membangun.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi terbuka dan doa bersama. SD Muhammadiyah Kriyan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, sebagai wujud komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kolaboratif, positif, dan berorientasi pada pembentukan karakter unggul.

Kontributor: Ely Novianti

Editor: Dina Setyaningsih_MPI PDM Jepara

Exit mobile version