Site icon MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA

Ramadhan 1447 H., PRA Tahunan Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan Melalui Santunan Anak Yatim

MUHAMMADIYAH.JEPARA. Rabu 4 Maret 2026, nuansa kebersamaan dan kepedulian terasa hangat di Masjid Al-Istiqomah Tahunan ketika Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Tahunan menyelenggarakan kegiatan santunan bagi 23 anak yatim pada Rabu (4/3). Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan keberkahan Ramadhan melalui aksi sosial yang menyentuh hati.

Acara dibuka oleh Dwi Hidayatsih sebagai pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Hero. Dalam pengantar kegiatan disampaikan bahwa program “Ramadhan Berbagi Bersama Yatama” dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di bulan suci Ramadhan.

Ketua PRA Tahunan, Lis Corini, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan agenda rutin yang terus dijaga keberlangsungannya oleh Aisyiyah. Menurutnya, komitmen untuk menjalankan program sosial dan pendidikan merupakan bagian dari pengabdian Aisyiyah kepada masyarakat.

“Alhamdulillah hingga saat ini PRA Tahunan tetap istiqamah melaksanakan berbagai program, baik di bidang pendidikan maupun sosial. Santunan anak yatim ini menjadi salah satu kegiatan tahunan yang kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan tersebut, di antaranya ibu-ibu Aisyiyah, warga RT 02/RW 01, para pelaku usaha di lingkungan setempat, serta Bank Sampah Sekar Wangi. Dukungan dari berbagai pihak tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam berbagi kebaikan. Lis Corini pun mengingatkan makna firman Allah dalam QS Ar-Rahman ayat 60, bahwa tidak ada balasan bagi kebaikan selain kebaikan itu sendiri.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Takmir Masjid Al-Istiqomah Eko Sudarmadji, Ketua PRM Tahunan Siswoyo, Petinggi Desa Tahunan Muhadi beserta istri, Ketua RW 01 Kusmiyoto Rohman, para Ketua RT 01 hingga 05, perwakilan PKK, PCA dan PCM, wali anak yatim, para sesepuh, serta masyarakat sekitar masjid.

Dalam sambutannya, Petinggi Desa Tahunan Muhadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim ini tidak hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Momentum Ramadhan seperti ini sangat berharga untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Sinergi antara pemerintah desa, pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta organisasi perempuan seperti Aisyiyah dan PKK merupakan kekuatan penting bagi kemajuan Desa Tahunan,” ungkapnya.

Memasuki sesi tausiyah, Ustadz Darwita menyampaikan pesan tentang pentingnya menyeimbangkan antara ibadah spiritual dan ibadah sosial. Ia menegaskan bahwa keimanan seseorang tidak hanya diukur dari kesungguhan dalam menjalankan ibadah pribadi, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, ibadah sosial merupakan wujud nyata dari keimanan yang hidup dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang rajin beribadah namun abai terhadap kondisi orang lain yang membutuhkan belum sepenuhnya mencerminkan kesempurnaan iman.

Kepada anak-anak yatim yang hadir, Ustadz Darwita juga memberikan motivasi dengan meneladani perjalanan hidup Rasulullah SAW yang sejak kecil telah menjadi yatim. Meski demikian, Rasulullah tumbuh menjadi sosok pemimpin besar yang membawa perubahan bagi dunia.

“Jangan pernah kehilangan harapan. Rasulullah SAW juga pernah merasakan menjadi yatim sejak kecil, namun beliau tumbuh menjadi manusia mulia dan pemimpin umat. Jadikan beliau sebagai teladan dalam menjalani kehidupan,” pesannya penuh semangat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 23 anak yatim. Suasana haru dan bahagia tampak saat santunan diserahkan kepada para penerima. Setelah itu, seluruh hadirin menikmati kebersamaan dalam buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah.

Ketua Takmir Masjid Al-Istiqomah Tahunan, Eko Sudarmadji, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus terjaga, sehingga Ramadhan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah personal, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

Dengan semangat kebersamaan dan dakwah sosial yang terus dirawat, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperkuat ukhuwah dan menebar manfaat bagi sesama.

Kontributor: Muslim

Editor: Dina Setyaningsih_MPI PDM Jepara

Exit mobile version