muhammadiyahjepara.or.id – PDM Jepara mengikuti kegiatan IDEOPOLITOR yang diselenggarakan oleh PWM Jateng, di Hotel Grasia Syariah Semarang tanggal 1 – 2 Juli 2023
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah mengadakan IDEOPOLITOR gelombang 2 di Hotel Grasia Syariah Semarang, dengan tujuan untuk memperkuat ideologi, politik dan organisasi Muhammadiyah para pimpinan di daerah. PDM se-Jawa Tengah termasuk PDM Jepara hadir sebagai peserta dalam forum ini H. Hanbali, S.Pd., Drs. H. Asep Sutisna, MM., H. Rohmad., H. Sukahar, Lc, M.Pd.I, H. Yasir Kholidi, S.Pt, Drs. Agus Arifin, M.Ag, Agung Riyanto, S.Pd. setelah sebelumnya hadir dalam kegiatan IDEOPOLITOR gelombang 1 di Solo adalah H. Sadali, S.Ag, Ir. Muhammad Tresno, Drs. H. Darsyaf, H. Aries Bastian dan Gardana Pujakesuma, SE. masih akan dilaksanakan IDEOPOLITOR gelombang 3, untuk para pimpinan yang belum bisa mengikuti gelombang 1 dan 2, diantaranya K.H. Fachrurrozi, SE yang sekarang sedang melaksanakan ibadah Haji.
Acara IDEOPOLITOR gelombang 2 dibuka langsung oleh Ketua PWM Jawa Tengah Dr. KH. Tafsir, M.Ag, dalam pidatonya beliu menyampaikan bahwa Muhammadiyah perlu memperkuat ideologi, politik dan organisasi, lebih-lebih menjelang tahun politik 2024, agar Muhammadiyah mampu menempatkan gerakannya pada posisi yang tepat yaitu membangun politik peradaban bukan terjebak dalam politik pragtis. disamping bicara politik Dr. KH. tafsir, M.Ag juga mengatakan bahwa Muhammadiyah sudah sukses membangun banyak amal usaha pendidikan, kesehatan, musholla, masjid, panti asuhan, tetapi kedepan Muhammadiyah perlu memikirkan pendirian Pabrik (industrialisasi), karena masyarakat zaman sekarang sangat membutuhkan lapangan pekerjaan, bahkan dalam kelakarnya beliau mengatakan “orang zaman sekarang lebih susah mencari lapangan pekerjaan dari pada mencari masjid, maka Muhammadiyah kedepan perlu mendirikan Pabrik sebagai bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah”
Salah satu pembicara dalam acara tersebut adalah Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si (PWM Jateng dan Rektor UMS ) yang membawakan materi Manhaj Islam berkemajuan. beliau menjelaskan bahwa ada lima karakteristik utama Islam berkemajuan, yaitu : tauhid yang murni, memahami Al Quran dan Sunnah secara mendalam, tajdid dalam semua dimensi kehidupan, wasathiyah dalam pemikiran dan perbuatan, dan membawa rahmat bagi semesta alam. Manhaj Islam berkemajuan ini sangat penting untuk dipahami oleh seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah agar bisa mewujudkan Islam berkemajuan di daerahnya masing-masing.
Kontributor : Agung Riyanto, S.Pd (Wakil Ketua PDM Jepara)
