PDL TrenMu Kudus di Ranting Janggalan yang Mengembirakan
![]()
KUDUS (JEPARAMU.OR.ID) – PDL (PraktIk Dakwah Lapangan) yang diadakan oleh TrenMu atau Ponpes Muhammadiyah Kudus di Ranting Janggalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus pada tanggal 27 April-15 Mei 2025 merupakan pengalaman yang berkesan bagi para santri yang terlibat. Pesertanya adalah Santri kelas lima TrenMu Kudus. Mereka adalah Darwisy Taufiq Noor, Haedar Rifki Faradika, Azzam Hafizh Muyassar, dan Muhammad Hafiz Firdausi. Mereka diantar oleh Ustadzah Endang K, S.Ag untuk bertemu dengan Bapak Jumono, Ketua PRM Janggalan.

Peserta PDL tinggal di Masjid Baitunnadzir . Kegiatan praktek dakwah lapangan meliputi menghidupkan Masjid, mengajar di TK ABA 1 Janggalan dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 1 Kudus serta mengisi pengajian ibi ibu ‘Aisyiyah ranting Janggalan sepekan sekali. Hari-hari mereka dipadatkan dengan kegiatan berdakwah sejak subuh sampai bakda Isya’. Berinteraksi dengan para tokoh, sesepuh, pinisepuh, aktifis, warga Muhammadiyah dan pelajar Muhammadiyah di TK ABA 1 Janggalan dan MI Muhammadiyah 1 Kudus.

Tujuan Kegiatan PDL ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata dalam berdakwah serta memperkuat keterampilan berkomunikasi dengan umat. Santri juga diajak untuk mensyukuri nikmat Allah dan membangun hubungan yang hangat dengan jamaah dan masyarakat sekitar. Ilmu yang dididapatkan dari bangku madrasah harus diamalkan dilapangan. Tentu akan banyak tantangan yang dihadapi, Tambah Ustadzah Endang K, S. Ag, Ustadzah pembimbing mereka. Para kader muda harus mempersiapkan diri sejak dini sebelum pada akhirnya mereka akan menggeluti dakwah kelak dikemudian hari, tambah Ustadz Jumono, Ketua PRM Janggalan. Membangun mental untuk terus mengasah jiwa dakwah akan melahirkan pengalaman dan kesan yang luar biasa.

PDL di Ranting Janggalan sangat istimewa, ranting kota yang berdekatan dengan kantor PDM dan PDA kudus tetapi jamaah Sholat lima waktu di Masjid Baitunnadzir sangat minimalis. Para santri memainkan peran mereka sebagai muadzin, imam, makmum dan pemberi kultum setiap ba’da sholat fardhu (Magrib, Isya dan Shubuh). Fokus utama mereka adalah mengajar di MI Muhammadiyah 1 Kudus dan TK ABA Janggalan. Mereka membantu dalam membaca Al Qur’an, bermain sepak bola, latihan Tapak Suci, HW dan berjamaah di MI maupun di TK ABA Janggalan. Secara sekilas mereka seperti mahasiswa kependidikan yang sedang praktik mengajar di Sekolahan. Bp. Syaiful Umam, S.Pd, Kepala MI Muhammadiyah 1 Kudus menambahkan, walau mereka masih muda namun jiwa kepemimpinan dan guru ada pada sosok santri PDL. Hal ini terlihat para murid MI yang antusias ketika bermain, belajar dan berkolaborasi.”kami berterima kasih kepada pak Jumono, pak Syaiful Umam, S.Pd dan ibu Noor Sutayah sebagai ketua ranting Janggalan, kepala MI dan TK ABA 01 Janggalan Kudus, yang telah memberi kesempatan belajar di masyarakat”, kata Azam mewakili teman-temannya.

Diversifikasi Kegiatan selama hampir tiga pekan di Ranting Janggalan ini, selain berdakwah, para santri juga melakukan kegiatan lain seperti membuat vlog bersama adik-adik siswa MI dan TK. Macam warna kegiatan yang menjadikan mereka kerasan, nyaman dan betah menanggung tugas dari pondok. “Bersenang-senang dahulu, bersenang-senang kemudian”, Kata Darwisy yang sering dipanggil “DTN” santri asal Dorang Jepara. Keseluruhan, kegiatan PDL ini memberikan pengalaman yang berharga bagi para santri untuk mempraktikkan ilmu agama yang mereka pelajari di pondok, serta mengambil bagian dalam pergerakan dakwah Muhammadiyah di lapangan.

Keistimewaan PDL di Ranting Janggalan sangat beda dengan tempat lain. Mereka bergembira bermain dan belajar dengan anak-anak TK yang ceria dan Murid MI yang atraktif. Hal ini memberikan pengalaman yang luar biasa sebagai santri yang harus mengamalkan ilmunya dimanapun dan kapanpun mereka berada. ”Be Happy first, Be Happy Then”.
Kontributor : Taufiq Nugroho Noor, S. Sos I, S. Pd
