PDL Ponpes Muhammadiyah Kudus di Ranting Dorang Serasa Berpetualang
![]()
muhammadiyahjepara.or.id – PDL (Praktek Dakwah Lapangan) yang diadakan oleh Ponpes Muhammadiyah Kudus di Ranting Dorang Nalumsari Jepara pada tanggal 8-29 Februari 2024 merupakan pengalaman yang berkesan bagi para santri yang terlibat. Pesertanya adalah Santri kelas 5 Ponpes Muhammadiyah Kudus. Mereka adalah Defa Pahlevi S, Muh Rizki, Muh Rasyad Firdaus, dan Giyan Ramadhan. Mereka diantar oleh Ustadz Riyadi untuk bertemu dengan Ustadz Taufiq N Noor, Ketua PRM Dorang.
Peserta PDL tinggal di Mushola K.H. Noor Su’udi di Ranting Dorang. Selain praktek dakwah lapangan, para santri juga terlibat dalam membantu berbagai kegiatan di ranting, seperti AUM; Masjid Attaqwa, Madin, TPQ Al ishlah, TK, KB Aisyiyah, dan kegiatan jamaah di empat mushola: Attaqwa, Mujahidin, Mutaqin, dan K.H. Noor Su’udi. Hari-hari mereka dipadatkan dengan kegiatan berdakwah sejak subuh sampai bakda Isya’. Berinteraksi dengan para tokoh, sesepuh, pinisepuh. Aktifis dan warga Muhammadiyah Ranting Dorang.
Tujuan Kegiatan PDL ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata dalam berdakwah serta memperkuat keterampilan berkomunikasi dengan umat. Santri juga diajak untuk mensyukuri nikmat Allah dan membangun hubungan yang hangat dengan jamaah dan masyarakat sekitar. Ilmu yang dididapatkan dari bangku madrasah harus diamalkan dilapangan. Tentu akan banyak tantangan yang dihadapi, Tambah Ustadz Riyadi, Ustadz pembimbing mereka. Para kader muda harus mempersiapkan diri sejak dini sebelum pada akhirnya mereka akan menggeluti dakwah kelak dikemudian hari, tambah Ustadz Taufiq N Noor, Ketua PRM Dorang. Membangun mental untuk terus mengasah jiwa dakwah akan melahirkan pengalaman dan kesan yang luar biasa.

Kesan dan Petualangan Para santri PDL tidak hanya sibuk dengan kegiatan dakwah dan keagamaan, tetapi juga menikmati keindahan alam dan pemandangan desa Dorang. Kehangatan hubungan antara para santri PDL dengan masyarakat setempat, termasuk dengan santri madin dan anak-anak di sekitar masjid dan mushola, menjadi salah satu kesan yang kuat dari kegiatan ini. Hal yang penting juga adalah mengenalkan keanekaragaman di ranting Dorang, selain Muhammadiyah ada jamiyah NU dan bahkan ada kelompok Kristen Protestan yang bisa hidup berdampingan secara damai di ranting Dorang ini. KH Badrudin Noor, sesepuh ranting Dorang menyatakan bahwa dakwah harus tetap membawa pesan perdamaian dan menyampaikan pesan Tauhid tanpa harus mencampuradukan.
Diversifikasi Kegiatan selama tiga pekan di Ranting Dorang, selain berdakwah, para santri juga melakukan kegiatan lain seperti membuat vlog di sawah, bakar ikan, mencari rumput bersama Ustadz Taufiq, dan melatih Tapak Suci. Macam warna kegiatan yang menjadikan mereka kerasan, nyaman dan betah menanggung tugas dari pondok. Bersenang-senang dahulu, bersenang-senang kemudian, itulah filosofi PDL Ponpes Muhammadiyah Kudus di ranting Dorang. Keseluruhan, kegiatan PDL ini memberikan pengalaman yang berharga bagi para santri untuk mempraktikkan ilmu agama yang mereka pelajari di pondok, serta mengambil bagian dalam pergerakan dakwah Muhammadiyah di lapangan. Ini juga mencerminkan pentingnya menggabungkan pengetahuan agama dengan pengalaman langsung dalam memperkuat hubungan antara umat dan memperkokoh akhlak yang mulia. ”You never know if you never try”.

contributor : Taufiq Nugroho Noor, S. Sos I, S. Pd
