Cilacap 30/3/2020
Jeparamu.or.id – Cilacap – Kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien yang setiap saat mengalami resiko penularan penyakit, tentulah sangat beralasan.
Apalagi ketika wabah corona seperti saat ini telah mengancam semua wilayah, tentu menjadi keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali MPKU (Majelis Pembina Kesehatan Umum) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap yang membawahi keberadaan tujuh Klinik PKU Muhammadiyah di wilayahnya.
Menyadari hal ini, MPKU Cilacap merasa perlu melihat langsung kondisi tenaga medis yang bekerja di AUM bidang kesehatan sekaligus memantau sejauh mana protokoler yang dijalankan masing-masing PKU menghadapi masa tanggap darurat bencana covid-19.
Gayung bersambut ketika Ketua MPKU PDM Cilacap H. Hanafi Mas’ud, SKM, MKes menceritakan kepada drg. H. Farid Nashrudin Wakil Ketua Lazismu Daerah Cilacap tentang rencana kunjungan ke PKU-PKU.
Lazismu siap menyalurkan bantuan yang dibutuhkan PKU dalam program penanggulangan covid-19.
Untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh klinik- klinik PKU, Hanafi menghubungi Ketua dan Sekertaris Forkac (Forum Komunikasi AUM Kesehatan Cilacap) H. Affif M Rahman, SKep, Ns dan Arsyadani Ahmad, AMd, barang apa saja yang sekiranya amat urgen dalam situasi seperti ini terutama untuk tenaga medis.
Setelah melalui kordinasi singkat antara MPKU, Lazismu dan Forkac akhirnya diputuskan bahwa kunjungan ke klinik-klinik PKU akan dilakukan oleh ketiga lembaga tersebut pada Ahad 29 Maret 2020.
Sedangkan bantuan yang akan di berikan ke masing-masing PKU berupa sejumlah APD (alat perlindungan diri), disinfektan, handsanitaiser, multivitamin dan parcel buah untuk tenaga medis.
Sabtu (28/3) malam, Affif masih menyempatkan menghubungi Martin Tri Santoso, SE untuk mengajaknya masuk dalam tim kunjungan ke PKU-PKU sebagai wakil dari PDPM (Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah) Kabupaten Cilacap. Martin segera menyanggupi ajakan tersebut dengan menyiapkan sejumlah masker dan paketan jamu tradisional sumbangan dari PDPM Cilacap untuk tenaga medis.
Ahad (29/3) sekitar pukul 9 pagi, tim gabungan yang terdiri dari Hanafi Mas’ud, H. Wasis Eko, SKep, Ns dan dr. H. Author, Sp.B dari MPKU, Faris Fikri mewakili Lazismu, Affif dan Arsyadani dari Forkac serta Martin dari PDPM Cilacap bertolak menuju Klinik PKU Adipala sebagai klinik pertama yang dikunjungi. Disini, tim disambut oleh direkturnya, Drs. H. Wresni dan sejumlah karyawan yang bertugas.
Usai penyerahan bantuan, tim segera pamit untuk menuju PKU Kroya.
Di PKU Kroya tim disambut oleh H. Aris yang mewakili PCM Kroya dan dr. Titis Hestikasari, perawat dan karyawan. Kepada tenaga medis Hanafi berpesan agar social distancing selalu dikampanyekan kepada setiap pengunjung.
Di akhir kunjungan Affif didaulat oleh tim untuk secara simbolis menyerahkan bantuan.
Berlanjut ke PKU Sampang, tim disambut oleh dr. Nur Indah dan Amin Ma’ruf salah satu anggota BPH PKU Sampang yang sudah mengetahui rencana kedatangan tim.
Setelah berkeliling sebentar meninjau fasilitas yang ada, dr. Author menyerahkan bantuan mewakili tim. Kepada Amin, dr. Autor mengatakan, “Jangan melihat apa yang kami berikan, tapi inilah wujud kepedulian kami.” kata dokter bedah yang berdinas di RSUD Cilacap dan RSI Fatimah Cilacap ini.
Atas nama BPH dan Menejemen PKU Sampang, Amin mengucapkan banyak terima kasih kepada MPKU, Lazismu dan Forkac atas kunjungan dan bantuan yang diberikan.
Hanafi mengomentari positif, keterlibatan anggota KOKAM dalam pengamanan di PKU Sampang selama masa tanggap darurat ini.
Setelah istirahat sholat dan makan siang, tim melanjutkan kunjungannya ke Klinik PKU Gandrungmangu. Direktur PKU Gandrung, Sariyanto, AMk yang hampir setiap saat berada di klinik, menyambut kedatangan tim yang semua personilnya telah dikenalnya dengan baik.
Kepada tim, direktur yang juga menjabat sebagai ketua cabang Pemuda Muhammadiyah Gandrungmangu ini menyampaikan bahwa program sunat gratis yang dilaksanakan tiap bulan, sangat diminati oleh warga.
Di Gandrung, tim tak bisa berlama-lama mengingat masih ada tiga klinik PKU lagi yang akan dikunjungi.
Dari Gandrung tim bertolak menuju PKU Wanareja.
Direktur Klinik PKU Wanareja Sumardi dan stafnya telah menunggu kedatangan tim.
Sumardi menceritakan kondisi kliniknya di tengah ancaman penyebaran corona di wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Majenang dan Cipari ini.
Selesai penyerahan bantuan, tim kembali melanjutkan kunjungan ke Klinik PKU Majenang. Di klinik yang mempunyai bangunan cukup megah ini, dr. Ari yang sedang bertugas jaga, ditemani satu tenaga medis wanita menerima kedatangan tim.
Tidak nampaknya satu perwakilan pun dari PCM Majenang karena tim memang tidak memberitahukan rencana kunjungan ini secara langsung ke tiap-tiap PKU. Hal itu disebabkan agar tim tidak merepotkan tuan rumah dan dapat mengetahui dengan pasti protokol yang dilaksanakan tanpa ada rekayasa.
Serah terima bantuan segera dilakukan tanpa disertai obrolan panjang karena waktu yang sudah cukup sore, sementara H. Hanafi harus segera sampai di Cilacap.
Sore itu beberapa anggota MDMC Cilacap akan dijamu makan di rumahnya setelah melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di Cilacap kota.
Sebetulnya masih ada satu agenda lagi penyerahan bantuan ke Klinik PKU Cilacap, namun karena situasi yang tidak memungkinkan, hal itu baru akan dilaksanakan Senin (30/3) siang ini yang akan diwakili oleh Lazismu Cilacap.
Kontributor (amin ma’ruf)

