Musypimda 1 PDM Jepara Tegaskan Peran Strategis Perempuan Muhammadiyah melalui Trilogi Kaderisasi
![]()
JEPARA. (JEPARAMU.OR.ID). Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Jepara menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) I periode 2022–2027 dengan penuh semangat dan kekhidmatan, Ahad (27/7/2025) di TPQ Al-Furqon, Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Acara pembukaan dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan pembacaan basmalah oleh Sulasmi, disusul pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan Nasyiatul Aisyiyah. Hadirin kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Aisyiyah secara bersama-sama.
Mengusung tema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Jepara MULUS yang Berkeadilan”, Musypimda kali ini selaras dengan semangat pembangunan daerah yang tengah digaungkan Pemerintah Kabupaten Jepara melalui slogan MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, Religius).

Dalam sambutan iftitah, Ketua PDA Jepara, Umi Kulsum menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh cabang ‘Aisyiyah se-Kabupaten Jepara atas partisipasi aktif dan kerja samanya dalam menyukseskan Musypimda I. Ia berharap sinergi antara gerakan ‘Aisyiyah dan visi pemerintah daerah dapat mendorong terwujudnya Jepara yang berkeadilan dan berkemajuan.
“Harapan kami, semangat yang diusung Aisyiyah sejalan dengan arah pembangunan Jepara ke depan. Dengan semangat MULUS, semoga Aisyiyah mampu memberi kontribusi nyata,” ujar Umi.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara, Agus Arifin, yang menyampaikan pokok-pokok penting terkait Trilogi Program Kaderisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Dalam pemaparannya, Agus menekankan tiga pilar utama yang menjadi orientasi gerakan kaderisasi:
Kader Umat (Kader Islam), ‘Aisyiyah harus melahirkan perempuan tangguh yang mampu menjaga nilai-nilai keislaman dan memberi teladan di tengah masyarakat.
Kader Bangsa (Tiang Negara), Perempuan Muhammadiyah dituntut untuk turut serta dalam perjalanan bangsa, sebagaimana teladan dari Nyai Walidah Dahlan yang perannya sangat besar dalam sejarah perjuangan.
Kader Persyarikatan – Aisyiyah harus tetap berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah serta loyal terhadap gerakan persyarikatan.
Agus Arifin juga menegaskan pentingnya konsistensi pimpinan Aisyiyah dalam menjaga nilai-nilai tarjih dan akhlak Islam. Ia menyinggung tentang peran perempuan dalam menjaga aurat, bersyukur terhadap peran suami, serta tidak terjebak dalam perilaku yang menjauhkan dari nilai keislaman.
“Aisyiyah harus tampil sebagai perhiasan umat yang menjaga nilai. Jangan sampai bertentangan dengan Islam, baik dalam sikap maupun kebijakan,” tegasnya.
Rangkaian pembukaan Musypimda 1 PDA Jepara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Agus Arifin.
Kontributor: Kusnitah
Editor: Dina Setyaningsih_MPI PDM Jepara
