MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA
MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA
Berita Terbaru

Muhadhoroh Akbar: Momen Akhir yang Penuh Makna

Loading

JEPARA (JEPARAMU.OR.ID) – Muhadhoroh Akbar di Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo, Nalumsari, Jepara menjadi penutupan resmi dari seluruh rangkaian kegiatan Muhadhoroh tahun ajaran 2024/2025, yang telah menempa santri dalam keberanian berbicara dan menyampaikan ilmu di depan umum/ publik setiap malam Ahad.

Acara ini berlangsung pada malam hari, selama dua hari berturut-turut, yaitu 24 Mei 2025 M, 27 Dzulqaidah 1446 H untuk santri putra dan 25 Mei 2025 M, 28 Dzulqaidah 1446 H untuk santri putri, acara ini dihadiri oleh santri, pengajar, serta tamu undangan yang turut menyemarakkan suasana.

Malam itu, suasana semakin syahdu dengan penampilan rebana dari santri, mengiringi lantunan shalawat yang menghadirkan kehangatan dan keberkahan bagi para hadirin. Alunan rebana ini menjadi pembuka yang menyentuh hati, menciptakan atmosfer spiritual sebelum acara utama dimulai. Setelah itu, acara berlanjut dengan tilawah Al-Qur’an, yang dibacakan dengan penuh khidmat oleh santri pilihan, semakin memperkuat nuansa keberkahan dalam acara tersebut.

Pada sesi santri putra, Ustaz Nur Rofik menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya keterampilan berbicara dalam dakwah Islam, bagaimana Muhadhoroh telah menjadi sarana bagi santri untuk berlatih menyampaikan pesan dengan baik. Sedangkan pada sesi santri putri, Ustaz Yunus Hawari mengingatkan bahwa Muhadhoroh adalah tangga pertama untuk mengasah kemampuan bicara di depan umum/ public speaking, membentuk kepercayaan diri santri dalam berbicara di depan umum dan menjadikan mereka siap untuk berdakwah di tengah masyarakat.

Acara utama Muhadhoroh Akbar menghadirkan orasi dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Jawa, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia. Pada 24 Mei 2025, santri putra tampil dengan penuh percaya diri. Surya (kelas 10) menyampaikan khutbah dalam Bahasa Arab, membahas pentingnya ilmu dalam kehidupan seorang muslim, bagaimana ilmu adalah cahaya yang membimbing kehidupan menuju keberkahan. Sementara itu, Moza (kelas 7) menyampaikan khutbah dalam Bahasa Inggris, dengan sorotan tajam tentang peran pemuda muslim dalam menghadapi tantangan zaman. Pada 25 Mei 2025, santri putri menunjukkan kemampuannya yang luar biasa. Fildza menyampaikan khutbah dalam Bahasa Arab dengan tema “Brain Rot”, mengangkat fenomena kemunduran intelektual akibat pola pikir yang stagnan, serta pentingnya pengembangan wawasan dan ilmu bagi setiap muslim agar tetap berkembang dan berkontribusi dalam kehidupan.

Selain sesi orasi, acara semakin semarak dengan penampilan nasyid, drama interaktif, serta berbagai hiburan edukatif yang tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kreatif bagi santri. Hiburan ini menjadi cara yang menarik untuk menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai Islam dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterima.

Menjelang penghujung acara, sesi apresiasi santri teladan menjadi salah satu momen paling ditunggu. Para santri yang menunjukkan dedikasi, disiplin, dan prestasi terbaik sepanjang tahun ajaran diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Tepuk tangan meriah mengiringi setiap nama yang disebutkan, memberikan motivasi bagi seluruh santri untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Sebagai penutup, Ustaz Abdullah Muchlis memberikan tanggapannya terhadap acara yang telah berlangsung. Beliau menyampaikan bahwa Muhadhoroh Akbar bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari pendidikan karakter yang membangun keberanian, ketajaman berpikir, dan keterampilan berdakwah bagi santri. ” Saya berharap agar santri semakin termotivasi untuk mengasah keterampilan komunikasi dan memperdalam ilmu agama, sehingga dapat menjadi generasi yang siap berdakwah dengan penuh hikmah dan kedalaman ilmu,” ujar Ustaz Abdul Muchlis.

Sebagai penutupan dari seluruh rangkaian Muhadhoroh yang rutin dilaksanakan setiap malam Ahad sepanjang tahun ajaran 2024/2025, acara ini menjadi pengingat bagi santri tentang perjalanan mereka dalam menuntut ilmu, meningkatkan keterampilan berbicara, serta memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Islam. Di akhir acara, seluruh santri dan peserta berdoa bersama, berharap ilmu yang telah mereka pelajari selama setahun ini dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka di masa depan.

” Dengan terselenggaranya Muhadhoroh Akbar, Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo menegaskan komitmennya dalam membentuk santri yang berakhlak baik, berwawasan luas, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. Semangat dakwah semakin terasa, menjadi bekal bagi santri dalam menghadapi masa depan dengan ilmu dan keyakinan yang kokoh, terang Mudir Ponpes Asy Syifa, Ustaz Hery Huzaeri.

kontributor : Fasih Thoriq

Total Page Visits: 451 - Today Page Visits: 1
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com