MUHAMMADIYAHJEPARA. Upaya penguatan karakter siswa tidak melulu dilakukan di dalam ruang kelas. Hal inilah yang ditunjukkan para guru SMP Muhammadiyah Keling yang mengajak para muridnya mengikuti kegiatan wisata religi pada Kamis, 2 April 2026, dengan menyusuri sejumlah destinasi bersejarah di Kabupaten Jepara dan sekitarnya.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi perjalanan rekreasi, melainkan sarat nilai edukasi dan spiritual. Para siswa diajak mengenal berbagai tempat penting, mulai dari kawasan makam tokoh dan pahlawan di Mantingan, Museum Kartini, hingga destinasi ikonik seperti Pantai Kartini, Pendopo Kabupaten, Pantai Mororejo Mlonggo, Masjid Agung Jepara, Klenteng Pecinan, dan Masjid Jami’ Bangsri.
Di balik kunjungan tersebut, tersimpan tujuan besar: membentuk karakter religius siswa melalui pembiasaan ibadah yang konsisten. Dalam perjalanan, para guru tetap menanamkan disiplin spiritual, seperti pelaksanaan shalat dhuha, shalat fardhu berjamaah, serta doa bersama. Bahkan, rombongan sengaja menghentikan perjalanan setiap kali waktu salat tiba sebagai bentuk komitmen terhadap nilai-nilai yang telah ditanamkan di sekolah.
Tidak hanya itu, siswa juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai adab berziarah kubur, memahami makna doa, serta merefleksikan kehidupan melalui interaksi dengan situs-situs bersejarah. Momen ini menjadi ruang belajar yang hidup, jauh dari sekadar teori di buku pelajaran.
Kegiatan semakin bermakna saat siswa diajak melakukan tadabur alam di setiap lokasi. Keindahan bentang pantai, nilai seni dalam relief bernuansa Islami di Museum Kartini, hingga harmoni kehidupan antarumat beragama yang tampak dari berdampingannya klenteng dan masjid, menjadi pelajaran nyata tentang kebesaran Tuhan dan pentingnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui wisata religi ini, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memiliki keimanan yang lebih kokoh serta istiqomah dalam menjalankan ibadah sehari-hari. Sebuah perjalanan yang bukan hanya menempuh jarak, tetapi juga memperdalam makna spiritual dalam kehidupan.
Kontributor: Nurhidayah – guru KMD
Editor: Dina Setyaningsih_MPI PDM Jepara

