Site icon MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA

Menjaga Senyum Santriwati: Kolaborasi Hangat LKSA Panti Asuhan Putri Aisyiyah Jepara dan RS PKU Aisyiyah Jepara

JEPARA – Suasana hari Sabtu, 11 April 2026 di Jl. dr. Soetomo No. 18, Kauman, Jepara tampak berbeda dari biasanya pada pagi hari ini. Sejak pukul 10.00 WIB, aula Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Putri Aisyiyah Jepara mulai dipenuhi oleh para santriwati yang antre dengan tertib. Bukan untuk pelajaran sekolah, melainkan untuk mengikuti agenda rutin tiga bulanan: Pemeriksaan Kesehatan Berkala.
Program ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk nyata sinergi antara pengurus panti dengan tenaga medis dari RS PKU Aisyiyah Jepara. Langkah preventif ini diambil guna memastikan bahwa setiap anak asuh tumbuh dalam kondisi fisik yang prima di tengah padatnya aktivitas pendidikan mereka.
Kehadiran Tenaga Medis dan Pendampingan Pengurus.


Tim medis yang hadir terdiri dari figur-figur berkompeten, yakni dr. Syarif Maulana, yang didampingi oleh Catur Sulistyoningrum, Fitri Wulandari, dan Eka Puji Astuti. Kehadiran mereka membawa suasana tenang bagi anak-anak yang mungkin merasa tegang. Seluruh anak melakukan pemeriksaan tanpa terkecuali, juga konsultasi tentang kesehatan mereka. Setelah pemeriksaan dilanjutkan dengan pembagian obat dan vitamin yang melengkapi asupan nutrisi harian, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan fungsi tubuh.
Di sisi lain, para pengurus panti seperti Ibu Ika, Ibu Ery, Ibu Marina, dan Ibu Nira tampak sibuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Kehadiran para pengurus ini memberikan dukungan moral yang besar bagi para santriwati, menciptakan nuansa kekeluargaan yang kental selama proses pemeriksaan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB.


Catatan Medis: Pentingnya Hidrasi dan Pola Makan
Dalam pemeriksaan yang berlangsung intensif tersebut, dr. Syarif Maulana menemukan beberapa keluhan kesehatan ringan di kalangan santriwati. Penyakit yang terdeteksi antara lain adalah gejala vertigo dan demam. Menurut tim medis, faktor cuaca dan kelelahan bisa menjadi pemicu utama.
Berdasarkan temuan tersebut, tim kesehatan memberikan rekomendasi kuat bagi seluruh penghuni panti untuk:

  1. Meningkatkan Konsumsi Air Putih: Hidrasi yang cukup sangat krusial untuk mencegah pusing dan menjaga fokus.
  2. Pola Makan Teratur: Menghindari melewatkan waktu makan dan memastikan asupan nutrisi yang seimbang dan sehat.
    Edukasi PHBS: Memutus Rantai Penularan Penyakit
    Pemeriksaan fisik barulah setengah dari rangkaian acara. Sesi kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan secara interaktif oleh Eka Puji Astuti. Fokus materi kali ini adalah hal yang sering dianggap remeh namun berdampak besar: Adab Batuk dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
    “Menjaga kesehatan bukan hanya soal minum obat saat sakit, tapi soal bagaimana kita beradab terhadap tubuh kita dan orang di sekitar kita. Menutup mulut saat batuk dan rutin mencuci tangan adalah langkah sederhana namun heroik untuk melindungi teman-teman seasrama,” ujar Eka di hadapan para santriwati.
    Komitmen untuk Masa Depan
    Kegiatan kolaboratif ini menegaskan bahwa kesejahteraan anak asuh di LKSA Panti Asuhan Putri Aisyiyah Jepara dikelola secara profesional dan penuh kasih sayang. Dengan adanya pemeriksaan rutin setiap tiga bulan, diharapkan potensi masalah kesehatan dapat diintervensi sejak dini.
    Melalui sinergi dengan RS PKU Aisyiyah, panti asuhan ini membuktikan bahwa lingkungan sosial yang sehat adalah fondasi utama bagi lahirnya generasi perempuan yang cerdas, kuat, dan berakhlakul karimah. Kontributor : Noor Laila Ekasari
Exit mobile version