MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA
MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA
Berita Terbaru

Kultum Subuh Ramadhan 1447 H: Menguatkan Syukur atas Sehat dan Waktu yang Allah Titipkan

Loading

MUHAMMADIYAH.JEPARA. Semarak Ramadhan 1447 H di Masjid Al-Istiqomah Tahunan Jepara terus terasa melalui kegiatan kultum usai Salat Subuh berjamaah, Kamis (19/2/2026). Jamaah dari berbagai usia tampak memenuhi saf masjid sejak fajar menyingsing, menunjukkan antusiasme dalam memakmurkan masjid dan mengisi bulan suci dengan ilmu serta penguatan iman.

Pelaksanaan diawali dengan Salat Subuh berjamaah yang berlangsung khusyuk. Setelah itu, jamaah tetap berada di masjid untuk menyimak tausiyah yang disampaikan Ustadz Agus Arifin. Momentum Subuh dimaknai sebagai awal yang baik untuk memperbarui niat dan meningkatkan kualitas diri di hadapan Allah Swt.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Agus Arifin mengingatkan pentingnya rasa syukur atas nikmat yang sering terabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa kesempatan hadir di masjid untuk Salat Subuh berjamaah merupakan karunia besar yang patut disadari dan disyukuri.

“Tidak semua orang diberi kemudahan bangun di waktu Subuh dan melangkah ke masjid. Ini adalah nikmat yang luar biasa. Semoga kehadiran kita di sini menjadi bukti syukur dan menambah ketakwaan kita,” ungkapnya.

Ia kemudian mengutip hadis Nabi tentang dua nikmat yang kerap dilalaikan manusia: kesehatan dan kesempatan. Menurutnya, kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan ibadah dan aktivitas kehidupan. Tanpa tubuh yang sehat, segala capaian dunia menjadi tidak berarti.

“Kesehatan adalah nikmat yang tidak ternilai. Saat kita sakit, barulah kita menyadari betapa berharganya kondisi sehat. Maka, menjaga kesehatan adalah bagian dari rasa syukur kita kepada Allah,” jelasnya.

Ia juga mengaitkan pesan tersebut dengan hikmah puasa Ramadhan yang tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga membawa manfaat bagi kesehatan jasmani. Dengan berpuasa, seorang Muslim dilatih menjaga pola hidup, mengendalikan diri, dan menata keseimbangan tubuh serta jiwa.

Selain nikmat sehat, Ustadz Agus Arifin menekankan urgensi memanfaatkan waktu dan kesempatan hidup. Selama Allah masih memberikan umur dan kemampuan, itu berarti terbuka ruang untuk memperbanyak amal kebaikan.

“Jangan menunda berbuat baik. Dunia adalah tempat menanam, akhirat adalah tempat memanen. Selama masih ada waktu, pergunakanlah untuk amal saleh,” pesannya.

Kultum Subuh tersebut menjadi pengingat bagi jamaah bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum memperbaiki kualitas hidup dan memperkuat kesadaran spiritual. Kegiatan ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh jamaah senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta istiqamah dalam beribadah hingga akhir Ramadhan.

Kontributor: Muslim

Editor: Dina Setyaningsih_MPI PDM Jepara

Total Page Visits: 50 - Today Page Visits: 1

Leave a Reply

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com