Jelang Ramadhan 1447 H, PDPM Jepara Gelar Fun Soccer Championship, 16 Tim Adu Gengsi, Adu Strategi dan Ketahanan Fisik
![]()
MUHAMMADIYAH.JEPARA. Menyambut datangnya Ramadhan 1447 H, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Jepara menggelar Fun Soccer Championship di Jepara Mini Soccer, Ahad (15/2/2026) bertepatan 27 Sya’ban 1447 H. Turnamen ini diikuti 16 tim yang terdiri dari 13 PCPM, 2 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta BMT Fastabiq.

Sejak laga pertama dimulai, atmosfer pertandingan berlangsung penuh semangat. Sorak dukungan antartim menggema di lapangan, menambah panas persaingan dalam ajang yang menjadi pemanasan menuju turnamen yang lebih besar.
Panitia menerapkan sistem fase grup dengan empat grup besar. Hanya juara grup yang berhak melaju ke semifinal, sehingga setiap pertandingan menjadi penentu langkah menuju babak selanjutnya. Format ini membuat seluruh tim tampil maksimal sejak awal.
Ketua PDPM Jepara, Wahyu Adi Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sarana membangun soliditas kader menjelang Ramadhan. Ia menyebut turnamen ini sebagai “pra-musim” sekaligus ajang uji ketahanan fisik bagi para pemuda.

“Ini momentum cek kesiapan fisik sebelum Ramadan. Pemuda harus tetap bugar agar mampu menjadi penggerak kegiatan di Cabang dan Ranting,” tegasnya.
Menurut Wahyu, kekuatan kader Muhammadiyah tidak hanya diukur dari semangat spiritual, tetapi juga dari kesiapan jasmani dan kekompakan tim. Melalui olahraga, nilai sportivitas, kerja sama, dan daya juang dilatih secara nyata di lapangan.
Selain menghadirkan persaingan yang sehat, Fun Soccer Championship ini juga menjadi ruang silaturahmi efektif antarkader dari berbagai unsur. Kebersamaan yang terjalin di tengah kompetisi diharapkan semakin memperkuat ukhuwah dan semangat kolaborasi dalam menyongsong bulan suci.
Ajang ini menegaskan komitmen PDPM Jepara untuk membangun kader yang tidak hanya aktif dalam dakwah dan kegiatan organisasi, tetapi juga sehat, tangguh, dan siap menjadi motor penggerak di tengah masyarakat.
Kontributor:
Editor: Dina Setyaningsih_MPI PDM Jepara
