Site icon MUHAMMADIYAH MENCERAHKAN SEMESTA

Hal Hal Yang Membatalkan Syahadat, Hati Hatilah!

Syahadat menurut bahasa berasal dari bahasa Arab yaitu syahida yang artinya telah bersaksi. Arti secara harfiah syahadat adalah memberikan persaksian, memberikan ikrar setia dan memberikan pengakuan.

Syahadat merupakan penentu diterima atau ditolaknya amal manusia. Sempurna dan tidaknya amal seseorang tergantung apa tauhidnya. Orang yang beramal tetapi tauhidnya tidak sempurna, misalnya karena dicampuri Riya’, tidak ikhlas, berbuat syirik, niscaya amalnya akan menjadi bumerang baginya, bukan mendapatkan kebahagiaan. Seluruh amal harus dilakukan ikhlas karena allah, baik itu berupa sholat, zakat, sodaqoh, puasa, haji, dan lainnya.

Terkadang kita sebagai orang islam tidak menyadari tingkah laku atau perbuatan yang dapat mengeluarkan kita dari agama islam atau dengan kata lain merusak syahadat yang telah diucapkan dengan lisan dan diyakini dalam hati.

Adapun kedudukan syahadat dalam pandangan Islam sebagaimana dalam hadits yang riwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim

عَنْ عُبَادَة بن الصَامِت قَالَ قَلَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم مَنْ شَهِدَ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وأَنَّ عِيْسَى عبد الله ورسوله وكلمته القَاهَا إلى مريم والجَنَّةَ حَقٌّ أدْخَلَهُ الله الجنة على ما كان من الْعَمَلِ

Ubadah bin Shamit r.a. menuturkan, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa bersyahadat bahwa tidak ada sesembahan yang hak selain Allah saja, tiada sekutu bagi-Nya, dan Muhammad hamba Allah, Rasul-Nya dan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam serta ruh daripada-Nya serta (bersyahadat pula bahwa) surga adalah berar adanya, maka Allah pasti memasukannya ke dalam surga betapapun amal yang telah diperbuatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sa’id Hawwa dalam bukunya Al-Islam, banyak orang yang keliru mengira, bahwa kalau sudah mengucapkan dua kalimah syahadat atau sudah memiliki nama yang Islami, maka tidak ada satupun sikap atau perbuatan yang bisa membatalkan keislaman atau membatalkan dua kalimah syahadahnya

Berikut ini hal-hal perilaku penyebab batalnya syahadat seorang muslim.

  1. Berbuat syirik
    Syirik merupakan salah satu dosa besar yang sangat dibenci Allah SWT. Sebagaimana firman Allah Ta’aala bahwa, “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa orang yang menyekutukan Dia dengan sesuatu, dan mengampuni dosa-dosa lainnya bagi yang Dia kehendaki.” (An-Nisa’: 116).
  2. Syirik terbagi atas dua macam, yaitu syirik besar dan kecil. Di mana syirik besar itu mengakui adanya Tuhan selain Allah SWT, sementara syirik kecil itu berupa mengakui adanya kekuatan selain Allah Ta’ala yaitu memiliki jimat-jimat, guna-guna dan sebagainya.
  3. Murtad
    Murtad berarti keluar dari agama Islam. Dengan demikian, hal ini otomatis syahadatnya juga batal dan semua amalan yang dilakukannya selama menjadi muslim akan sia-sia dan tidak terhitung

QS.Al-Baqarah(2):149,217

Buka QS Al-Ma’idah(5):49

QS Al-Mu’minun(23):70

QS.Al-An’am(6):68 QS.Ar-rum(30):10

QS.Al-Baqarah(2):102

QS.Al-Baqarah(2):190,191,217

QS.AL-Ma’idah(5):19,103

QS.Al-Hajj(22):67, QS.Al-Jatsiyah(45):18

  1. Mencintai kehidupan dunia melebihi akhirat atau menjadikan dunia segala-galanya

“ Yang demikian itu disebabkan karena mereka lebih mencintai kehidupan di dunia daripada di akhirat, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir’ An-nahl(16):107

Exit mobile version