Bikin Heboh Fortasi! Slogan “Wow Keren” Guru BK SMK Muhammadiyah 01 Keling Sukses Bakar Semangat Siswa Baru
![]()
MUHAMMADIYAHJEPARA – Suasana siang yang mulai panas dan membuat konsentrasi menurun mendadak berubah menjadi riuh penuh semangat di SMK Muhammadiyah 01 Keling, Jepara. Ratusan siswa baru yang mengikuti Forum Ta’aruf dan Silaturahmi (Fortasi) dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 tampak antusias saat mengikuti sesi yang dipandu oleh tim Bimbingan dan Konseling (BK), Selasa (14/7/2026).

Sorak-sorai para siswa pecah ketika tiga guru BK, yakni Kusnitah, Rita Setiyosari, dan Sri Sukadarwati (Tatik), mengajak peserta mengikuti yel-yel unik yang langsung membangkitkan suasana.
“Ada apa? Ada W! Ada O! Ada W! Wow… wow… keren!”
Dengan gerakan yang energik dan penuh ekspresi, ketiga guru BK tersebut berhasil mengubah suasana yang semula mulai lesu menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Tak hanya siswa baru, para pendamping dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) juga ikut larut dalam kemeriahan dengan menirukan yel-yel dan gerakan yang sama.
Keceriaan pun tampak menghiasi wajah para peserta. Siswa yang sebelumnya mulai kehilangan fokus kembali bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan Fortasi.
Ice Breaking untuk Mengembalikan Fokus
Menurut tim BK, sesi yel-yel “Wow Keren” sengaja dirancang sebagai kegiatan ice breaking sebelum penyampaian materi utama. Aktivitas yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut bertujuan mengembalikan konsentrasi siswa sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan menyenangkan.
Setelah semangat peserta kembali terbangun, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi bertema “Aku dan Sekolahku”, yang berisi pengenalan tata tertib dan budaya sekolah.
Secara bergantian, Kusnitah, Rita Setiyosari, dan Sri Sukadarwati menjelaskan berbagai aturan yang menjadi pedoman bagi siswa selama menempuh pendidikan di SMK Muhammadiyah 01 Keling.
Materi yang disampaikan mencakup kewajiban dasar peserta didik, seperti kehadiran di sekolah minimal 10 menit sebelum pukul 07.00 WIB, kedisiplinan berpakaian, etika berinteraksi, hingga berbagai ketentuan lain yang telah disepakati sebagai budaya sekolah.
Selain tata tertib yang telah tertuang dalam aturan resmi, para guru BK juga menyampaikan sejumlah ketentuan pendukung yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Langkah ini dilakukan agar siswa baru memiliki pemahaman yang utuh mengenai budaya disiplin yang akan mereka jalani sejak awal tahun ajaran.
Sosialisasi Tata Tertib yang Menyenangkan
Pendekatan yang digunakan tim BK mendapat respons positif dari para peserta. Penyampaian materi yang dikemas secara interaktif membuat siswa lebih mudah memahami aturan tanpa merasa terbebani.
Kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa sosialisasi tata tertib tidak harus berlangsung dalam suasana yang kaku dan membosankan. Dengan sentuhan kreativitas, aturan sekolah dapat dikenalkan melalui cara yang menyenangkan dan berkesan.
Melalui slogan “Wow Keren”, SMK Muhammadiyah 01 Keling tidak hanya berhasil membangkitkan semangat siswa baru, tetapi juga menanamkan pesan bahwa kedisiplinan dan tata tertib dapat dijalankan dengan penuh kegembiraan.
Fortasi pun menjadi langkah awal yang positif bagi para siswa untuk memulai perjalanan pendidikan mereka dengan sikap disiplin, semangat belajar yang tinggi, dan karakter yang membanggakan.
Kontributor: Kusnitah
Editor: Dina Setyaningsih_MPI PDM Jepara
